Puisi Tengah Malam

Saat tengah malam ku sendiri
Memandangi laptopku yang membisu
Sudah lama kutinggalkan pena dan buku
Kucoba menulis sebuah puisi

Dengan sekuat tenaga sampai dahi berkerut
Ku bayangkan saat-saat bersama denganmu
Ku tumpahkan seluruh minumanku eh pikiranku
Namun apa daya aku ini memang pelupa

Samar-samar terlintas sebuah bayangan
Semakin lama semakin jelas terlihat
Ternyata hanya bayangan guru SMAku
Guru yang paling suka memarahiku

Hari semakin larut dan semakin dingin
Belum satu kata pun yang kuketik
Huh payah juga pikirku saat itu
Kemudian datanglah sebuah ide

Akhirnya dapat ku pusatkan pikiran
Namun kurasakan keanehan diperutku
Sesuatu mengalir lembut dan dingin
Dengan bunyi mencicit agak tersendat

Selarik angin berputar-putar dikamarku
Dengan aroma seperti kayu cendana busuk
Ditambah exhaust fan kamar yang rusak
Menderitalah aku sendirian malam itu

Walau mengalami penderitaan yang hebat
Dapat ku selesaikan sebuah lukisan eh puisi
Puisi tengah malam yang begitu luar biasa
Luar biasa aneh bin ajaib untuk kalian baca

0 komentar:

;